HARIANINDONESIA.COM – Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra menyatakan kembali alasannya mendukung Prabowo Subianto menjadi calon presiden 2024.
Menurut Yusril Ihza Mahendra, Prabowo Subianto adalah sosok tokoh yang mempunyai integritas, pengalaman, pengetahuan.
Selain itu Prabowo Subianto dinilainya memiliki kestabilan jiwa dalam menyelesaikan dan menghadapi persoalan-persoalan yang dihadapi bangsa dan negara.
Yusril Ihza Mahendra berpendapat Prabowo punya keunggulan dan punya kemampuan.
Baca Juga:
Baca artikel lainnya di sini: Prabowo Subianto Nyatakan Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya Bagian dari Tim Presiden Jokowi
Dengan satu syarat, harus mampu menempatkan orang-orang yang memang cerdas, mumpuni, mampu untuk menjadi pembantu-pembantu beliau.
“Saya berkeyakinan beliau mampu memimpin bangsa dan negara Indonesia,” ujar Prabowo Subianto.
Yusril menegaskan PBB merupakan partai politik pertama mengusung Prabowo Subianto, setelah Gerindra dan PKB membentuk koalisi kebangkitan Indonesia Raya.
Baca Juga:
Setelah Presiden Donald Trump Kenakan Tarif Tambahan, Tiongkok Bertekad Balas Amerika Serikat
Kejaksaan Agung akan Periksa ‘Saudagar Minyak’ Muhammad Riza Chalid Usai Penyidik Geledah Rumahnya
Penegasan itu disampaikan Yusril saat konsolidasi pemenangan PBB se-Provinsi Aceh sekaligus deklarasi Prabowo Subianto sebagai calon presiden 2024.
Yusril Ihza Mahendra menginstruksikan untuk segera membentuk tim relawan pemenangan Prabowo Subianto.
“Saya intruksikan kepada semua dewan pimpinan wilayah (DPW) seluruh Indonesia, untuk segera membentuk tim relawan Prabowo.”
“Dan konsolidasi ke partai-partai yang mengusung Prabowo,” kata Yusril Ihza Mahendra dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu, 13 Agustus 2023.***
Baca Juga:
Mencapai Rp1.700 Triliun, Kapitalisasi Pasar Perusahaan BUMN dan Anak Usaha di Bawah Danantara
Gantikan Masatsugu Asakawa, Masato Kanda Resmi Jadi Presiden ke-11 Asian Development Bank (ADB)
Kawal Harga Gabah Petani Rp 6.500 Per Kilogram, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono Gandeng TNI