HARIANINDONESIA.COM – Ada upaya mengadu domba di internal PDI Perjuangan terkait dengan isu dukungan Joko Widodo maju menjadi Ketua Umum PDIP pada 2024.
Hal itu disampaikan politikus PDIP yang juga menjabat Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, di Semarang, Minggu, 1 Oktober 2023.
Sebelumnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) diusulkan sebagai Ketua Umum PDI Perjuangan dan menjadikan Megawati Soekarnoputri sebagai Dewan Pembina.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Usulan itu disampaikan putra sulung Presiden Pertama Indonesia sekaligus kakak Megawati, Guntur Soekarno.
Menurut Ganjar Pranowo, dirinya dengan Presiden Jokowi merupakan orang partai politik yang memahami bagaimana aturan dan relasi di parpol.
Baca artikel lainnya di sini: PDIP Tanggapi Usulan agar Jokowi Jadi Ketua Umum PDI Perjuangan Gantikan Megawati Soekarnoputri
“(Ide Jokowi Ketum PDIP) itu sebuah ‘kengawuran’ dan imajinasi dari seorang yang tidak mengerti aturan di PDI Perjuangan”.
Baca Juga:
Hisense Perpanjang Kemitraan dengan UEFA sebagai Sponsor Resmi UEFA EURO 2028
Gupshup Meluncurkan Voice AI Platform Mandiri, Memperluas Interaksi Percakapan ke Panggilan Telepon
Kehidupan yang Didukung AI: TCL Hadirkan Inovasi AI dalam Kehidupan Sehari-hari di IFA 2026
“Yang tidak mengerti relasi di antara kami di dalam partai, dan sangat sembrono,” ujar Ganjar Pranowo.
Mengenai suksesi ketua umum, lanjut dia, kongres partai sudah mengaturnya sehingga ide Jokowi merebut tampuk kepemimpinan PDIP itu tidak benar.
Ganjar Pranowo mengajak agar seluruh pendukung Presiden Jokowi konter isu tersebut, agar tidak menjadi bola liar.
“Saya meminta semua mewaspadai adanya penumpang gelap yang ingin menciptakan disharmoni hubungan di tubuh PDIP.”
“Agar siapa pun tidak membuat gerakan yang merusak nama baik seseorang,” kata Ganjar Pranowo.***








