Pemilih Partai Gerindra dan PAN Solid Usung Erick Thohir sebagai Cawapres Terkuat di Survei Poltracking

- Pewarta

Minggu, 8 Oktober 2023 - 07:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri BUMN Erick Thohir. (Facbook.com/@Erick Thohir)

Menteri BUMN Erick Thohir. (Facbook.com/@Erick Thohir)

HARIANINDONESIA.COM – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir sebagai calon wakil presiden (cawapres) dengan elektabilitas tertinggi dengan 19,9 persen pada simulasi sebelas nama dan 18,6 persen dalam simulasi sepuluh nama.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 087815557788.

Hal itu diungkapkan oleh
Drektur Riset Poltracking Indonesia Arya Budi yang merilis survei nasional bertajuk “Kekuatan Politik Elektoral Menuju Pendaftaran Capres-Cawapres 2024” di Jakarta, Sabtu, 7 Oktober 2023.

Arya Budi mengatakan capaian ini membuat Erick Thohir melaju meninggalkan kandidat lainnya.

Tak hanya dari responden umum, Arya Budi mengatakan Erick Thohir juga mendapatkan tempat bagi para pemilih yang berasal dari basis partai politik.

“Para pemilih yang memilih Gerindra lumayan solid suaranya ke Erick dengan 29,9 persen. Nama-nama lain tidak ada yang di atas 20 persen,” ujar Arya Budi.

Baca artikel lainnya di sini: Hasil Survei Poltracking Ungkap Prabowo Subianto Ungguli Anies Baswedan, Elektabilitas Selisih 22,9 Persen

Hal serupa pun terjadi pada pemilih PAN yang solid memilih Erick Thohir dengan 40 persen.

Yang menarik, Arya Budi menyampaikan nama Erick Thohir juga mendapat tempat bagi para pendukung partai lain seperti PKB, PDIP, dan Nasdem.

Arya Budi mengatakan pemilih PDIP yang menginginkan Erick Thohir menjadi cawapresnya Ganjar sebesar 20,1 persen atau berada di urutan kedua setelah Sandiaga dengan 28 persen.

Arya Budi menambahkan, sebagian pemilih PKB pun ingin Erick Thohir sebagai cawapres.

“Nasdem terbelah di AHY dan Erick Thohir. Meski sudah diumumkan Cak Imin, mungkin belum move on,” kata Arya Budi.

Survei yang digelar pada 3-9 September 2023 menggunakan metode multistage random sampling terhadap 1.220 responden yang telah memiliki hak pilih.

Arya Budi mengatakan survei tersebut memiliki margin of error sekitar 2,9 persen pada tingkat kepercayaan sebesar 95 persen.***

Berita Terkait

Soal Jatah Menteri untuk PAN di Pemerintahan Prabowo – Gibran, Begini Harapan Ketua Fraksi PAN DPR RI
Menangkan Pilkada 2024, Sejumlah Pers Daerah dari Pulau Sumatera hingga Pulau Papua Siap Kolaborasi
Prabowo Subianto Berkunjung ke Kantor PKB, Disambut Hangat Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar
Imbau Pendukung Tak Turun ke Jalan, Prabowo Subianto: Utamakan Keutuhan dan Persatuan Bangsa
Salah Satunya Kaesang Pangarep, PSI Ungkap Alasan Ajukan 2 Nama Kader untuk Calon Gubernur DKI Jakarta
Turun Gunung Saat Kampanye Pilpres, SBY Yakin Rakyat Indonesia Ingin Dipimpin Prabowo Subianto
Soal Cawe-Cawe Presiden Jokowi dalam Kabinet Pemerintahan Prabowo – Gibran, Partai Gerindra Bilang Begini
Gagal Masuk Senayan, Kini PPP Buka Pintu Terkait Kemungkinan Kedatangan Prabowo Subianto dan Gerindra
Berita ini 5 kali dibaca
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Minggu, 9 Juni 2024 - 22:57 WIB

Mendorong Ekspor Ikan Hias: Peran Penting LSP Perikanan Hias Indonesia dalam Sertifikasi dan Kompetensi SDM

Jumat, 31 Mei 2024 - 04:09 WIB

OJK Gelar Prakonvensi RSKKNI Pembiayaan: Diskusi dan Masukan di Hotel Le Méridien Jakarta

Kamis, 30 Mei 2024 - 13:03 WIB

PT Pertamina Patra Niaga Ungkap Alasan Wajibkan Warga untuk Gunakan KTP Saat Pembelian LPG 3 Kg

Rabu, 22 Mei 2024 - 13:43 WIB

OJK dan Kemnaker RI Bersatu: Prakonvensi Nasional RSKKNI di Bandung Bahas Masa Depan Profesi

Rabu, 8 Mei 2024 - 10:58 WIB

Termasuk Disrupsi Rantai Pasok Global yang Belum Sepenuhnya Pulih, Indonesia Hadapi Beberapa Risiko Global

Sabtu, 4 Mei 2024 - 11:34 WIB

Produksi Beras Nasional Diperkirakan Mulai Turun di Bulan Mei dan Juni 2024 Sampai Akhir Tahun 2024

Kamis, 25 April 2024 - 14:21 WIB

Usulkan Harga Pembelian Pemerintah Gabah di Petani Naik Jadi Rp6.757 per Kg, Begini Alasan HKTI

Kamis, 25 April 2024 - 11:58 WIB

Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia Diminta Segera Merespons Pelemahan Terhadap Rupiah

Berita Terbaru