Qualcomm dan Samsung Perluas Kolaborasi Snapdragon

- Pewarta

Kamis, 23 Juli 2026 - 09:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Snapdragon Perkuat Pengalaman AI pada Smartphone, Smartwatch, dan Intelligent Eyewear Galaxy

SAN DIEGO, 23 Juli 2026 /PRNewswire/ — Di ajang Samsung Unpacked, Qualcomm Technologies, Inc. mengumumkan bahwa Snapdragon® 8 Elite Gen 5 Mobile Platform for Galaxy, Snapdragon Wear™ Elite Platform, dan Snapdragon® AR1 Gen 1 akan mendukung perangkat Galaxy terbaru Samsung – termasuk Samsung Galaxy Z Fold8 Ultra, Samsung Galaxy Z Fold8, Samsung Galaxy Z Flip8, Samsung Galaxy Watch9, Samsung Galaxy Watch Ultra2, serta Intelligent Eyewear terbaru.

Snapdragon Satukan Pengalaman AI di Ekosistem Galaxy

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Snapdragon menjadi fondasi ekosistem Galaxy terbaru dengan menghadirkan pengalaman AI yang terintegrasi di berbagai perangkat, mulai dari ponsel pintar, perangkat wearable, hingga Intelligent Eyewear. Berkat kemampuan pemrosesan AI secara langsung di perangkat (on-device) dan konektivitas lintasperangkat yang semakin baik, Snapdragon mewujudkan pengalaman yang konsisten, dapat memahami konteks penggunaan, serta beradaptasi secara real-time dengan aktivitas sehari-hari, baik saat bekerja, berkreasi, maupun beraktivitas.

"Memasuki era baru AI, teknologi cerdas kini menjadi bagian dari perangkat pribadi yang digunakan masyarakat setiap hari," ujar Cristiano Amon, President & Chief Executive Officer, Qualcomm Incorporated. "Dengan dukungan Snapdragon untuk ponsel pintar, jam tangan pintar, dan Intelligent Eyewear Galaxy terbaru, Qualcomm dan Samsung menghadirkan pengalaman AI yang lebih alami dan memahami konteks penggunaan di seluruh ekosistem Galaxy. Kami bangga melanjutkan inovasi selama hampir tiga dekade bersama Samsung sekaligus membentuk pengalaman perangkat seluler generasi baru."

Won-joon Choi, President & Chief Operating Officer, MX Business Samsung Electronics, mengatakan, "Jajaran produk Galaxy terbaru merupakan hasil kolaborasi yang erat dengan Qualcomm Technologies. Kami mengoptimalkan platform Snapdragon untuk setiap kategori perangkat Galaxy agar mampu menghadirkan performa dan efisiensi yang menjadi fondasi Galaxy AI. Berkat kolaborasi tersebut, pengguna dapat berpindah dengan mulus dari ponsel pintar ke jam tangan pintar maupun Intelligent Eyewear dalam satu pengalaman Galaxy yang konsisten dan premium."

Performa Lebih Tinggi untuk Galaxy AI

Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy menjadi mesin utama untuk berbagai fitur Galaxy AI pada ponsel lipat terbaru Samsung. Dirancang dengan Qualcomm Oryon™ CPU yang diklaim sebagai CPU perangkat seluler tercepat di dunia, platform ini menghadirkan performa terdepan di industri, respons yang lebih cepat, serta tetap hemat daya.

Platform tersebut juga mendukung pengalaman AI secara real-time yang semakin canggih, mulai dari fitur kamera berbasis AI, pengalaman bermain gim yang lebih imersif, hingga konektivitas yang ditingkatkan AI. Seluruh kemampuan tersebut menghadirkan pengalaman yang semakin cepat, cerdas, dan personal bagi pengguna Galaxy Z Fold8 Ultra, Galaxy Z Fold8, dan Galaxy Z Flip8.

Personal AI yang Hadir dalam Kehidupan Sehari-hari

Dalam pengembangan Personal AI, jam tangan pintar berperan sebagai pendamping yang selalu aktif dengan terus mengumpulkan berbagai sinyal untuk menghadirkan pengalaman yang lebih personal dan memahami konteks penggunaan. Perangkat ini juga terhubung secara mulus dengan ekosistem Galaxy sehingga mampu menghadirkan interaksi yang lebih intuitif dan  berkesinambungan.

Setelah diperkenalkan di ajang Mobile World Congress (MWC), Snapdragon Wear Elite kini menjadi tenaga penggerak Samsung Galaxy Watch9 dan Samsung Galaxy Watch Ultra2. Platform tersebut menghadirkan teknologi sensor fusion, performa tinggi, serta konektivitas yang lebih baik sehingga kedua perangkat mampu memahami aktivitas pengguna sepanjang hari dan memberikan wawasan serta panduan kesehatan yang lebih proaktif dan personal.

Snapdragon Dukung Pengembangan Intelligent Eyewear    

Qualcomm Technologies, Samsung, dan Google juga memperluas kolaborasi dalam pengembangan Android XR, tidak hanya untuk headset Galaxy XR, namun juga Intelligent Eyewear yang ditenagai Snapdragon AR1 Gen 1. Di ajang Samsung Unpacked, Gentle Monster dan Warby Parker memperkenalkan dua desain baru yang menjadi bagian dari koleksi produk yang akan diluncurkan pada musim gugur tahun ini. Seluruh perangkat tersebut dirancang dengan platform Snapdragon untuk menghadirkan performa yang dibutuhkan dalam menciptakan pengalaman yang lebih cerdas, relevan, dan memahami konteks penggunaan. Bertambahnya pilihan desain tersebut menunjukkan semakin pesatnya perkembangan pasar Intelligent Eyewear, serta memberikan semakin banyak pilihan bagi konsumen yang ingin mulai merasakan teknologi tersebut pada musim gugur tahun ini.

Secara global, Snapdragon menjadi dapur pacu Samsung Galaxy Z Fold8 Ultra, Samsung Galaxy Z Fold8, Samsung Galaxy Watch9, dan Samsung Galaxy Watch Ultra2. Sementara itu, Samsung Galaxy Z Flip8 yang ditenagai Snapdragon hanya tersedia di sejumlah wilayah tertentu.

Informasi lebih lanjut tersedia dalam rilis berita Qualcomm berikut ini.

Berita Terkait

Laporan EY Ungkap SATTE Hasilkan Dampak Ekonomi Sebesar ₹3000 Crore, Memperkuat Posisinya Sebagai Gerbang Menuju Pasar Pariwisata India
Pendiri dan CEO Envision Lei Zhang Raih Penghargaan “Sustainability Trailblazer” di Ajang Reuters Global Sustainability Awards 2026
Dari Antusiasme Konsumen hingga Kepercayaan Mitra, Bagaimana Mixue Indonesia Terus Memperluas Jangkauan?
EnerAI Perkenalkan Solusi Pasokan Daya untuk Pusat Data AI di Ajang ICBE&S 2026 Malaysia
Changhong Indonesia Buka Gerai Perdana di Palembang, Perkuat Ekspansi dengan Strategi Peralatan Rumah Tangga Terintegrasi
Deteksi hingga Tangani Keluhan Lebih Cepat, RedDoorz Andalkan AI Demi Kenyamanan Tamu
GEEKOM Pamerkan Teknologi Komputasi AI Lokal, Mini PC Berperforma Tinggi, dan Laptop Ultratipis di INDOCOMTECH 2026
Indeks elektrifikasi baru menunjukkan Tiongkok memimpin, sementara AS berisiko kehilangan momentum dan pelaksanaan elektrifikasi di Eropa tertinggal dari kebijakannya

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:19 WIB

Laporan EY Ungkap SATTE Hasilkan Dampak Ekonomi Sebesar ₹3000 Crore, Memperkuat Posisinya Sebagai Gerbang Menuju Pasar Pariwisata India

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:39 WIB

Pendiri dan CEO Envision Lei Zhang Raih Penghargaan “Sustainability Trailblazer” di Ajang Reuters Global Sustainability Awards 2026

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:10 WIB

Dari Antusiasme Konsumen hingga Kepercayaan Mitra, Bagaimana Mixue Indonesia Terus Memperluas Jangkauan?

Selasa, 27 Oktober 2026 - 03:20 WIB

EnerAI Perkenalkan Solusi Pasokan Daya untuk Pusat Data AI di Ajang ICBE&S 2026 Malaysia

Selasa, 27 Oktober 2026 - 03:17 WIB

Changhong Indonesia Buka Gerai Perdana di Palembang, Perkuat Ekspansi dengan Strategi Peralatan Rumah Tangga Terintegrasi

Berita Terbaru