Shanghai Electric Catat Kinerja Positif pada 2025, Nilai Pesanan Baru Capai Rekor Tertinggi

- Pewarta

Senin, 20 April 2026 - 07:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SHANGHAI, 20 April, 2026 /PRNewswire/ — Shanghai Electric (SEHK: 02727, SSE: 601727) mengumumkan kinerja keuangan periode 2025 dengan pendapatan sebesar RMB 126,68 miliar (USD 18,58 miliar), meningkat 9,03% dari tahun sebelumnya. Laba bersih yang diatribusikan kepada pemegang saham entitas induk mencapai RMB 1,206 miliar (USD 176,92 juta), melonjak 60,37%. Sementara itu, total pesanan baru sepanjang 2025 mencapai RMB 172,81 miliar (USD 25,35 miliar), naik 12,50% dan tercatat sebagai rekor tertinggi dalam sejarah Shanghai Electric.

jwplayer.key=”3Fznr2BGJZtpwZmA+81lm048ks6+0NjLXyDdsO2YkfE=”

 

jwplayer(‘myplayer1’).setup({file: ‘https://mma.prnasia.com/media2/2959345/2026.mp4’, image: ‘https://mma.prnasia.com/media2/2959345/2026.mp4?p=medium’, autostart:’false’, stretching : ‘uniform’, width: ‘512’, height: ‘288’});

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam paparan kinerja tahunan yang digelar di Hong Kong pada 2 April, Shanghai Electric menyampaikan kinerja keuangan periode 2025 sekaligus berdialog dengan investor institusi dan analis saham terkait perkembangan bisnis serta rencana mendatang. Sepanjang 2025, Shanghai Electric mencatat peningkatan signifikan dalam berbagai indikator operasional utama, didorong lonjakan pesanan baru, inovasi teknologi, serta sinergi antarsegmen bisnis.

Pertumbuhan Positif pada Laba, Pesanan Baru, dan Pendapatan Segmen

Pada 2025, Shanghai Electric mencatat terobosan penting di sektor-sektor baru, mempercepat implementasi inovasi mandiri di bidang manufaktur kelas atas, serta memperluas jangkauan di pasar global.

Total laba usaha Shanghai Electric mencapai RMB 5,02 miliar (USD 736,73 juta), naik 34,28% secara tahunan. Laba per saham dasar tercatat sebesar RMB 0,078, meningkat 62,50%.

Segmen peralatan energi membukukan pendapatan sebesar RMB 75,02 miliar (USD 11,01 miliar), tumbuh 21,48% sehingga semakin memperkuat dominasi Shanghai Electric di industri.

Peningkatan signifikan juga tercapai di sektor-sektor dengan pertumbuhan tinggi:

  • Pesanan peralatan pembangkit listrik tenaga bayu (PLTB) mencapai RMB 22,966 miliar (+32,18%; USD 3,37 miliar);
  • Pesanan peralatan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) mencapai RMB 9,888 miliar (+25,37%; USD 1,45 miliar);
  • Pesanan peralatan pembangkit listrik tenaga gas mencapai RMB 3,095 miliar (+33,35%; USD 454,04 juta)
  • Pesanan layanan pembangkit listrik mencapai RMB 7,312 miliar (+45,28%; USD 1,07 miliar).

Inovasi dan Terobosan di Sektor Baru

Shanghai Electric membuat pencapaian penting di berbagai bidang baru, seperti metanol hijau, hidrogen hijau, penyimpanan energi, serta teknologi listrik superkonduktor, yang memperkuat kemandirian teknologi.

Di sektor manufaktur kelas atas, produk inovatif hasil pengembangan internal seperti robot humanoid, mesin perkakas industri, dan bantalan presisi mulai dipercepat penerapannya di pasar, sehingga memperkuat kapabilitas inti Shanghai Electric.

Dengan anggaran belanja riset dan pengembangan (R&D) yang mencapai RMB 6,164 miliar (USD 904,26 juta) pada 2025, investasi berkelanjutan Shanghai Electric di bidang R&D menjadi fondasi utama inovasi teknologi dan peningkatan produk.

Optimalisasi Industri dan Ekspansi Pasar Global

Menanggapi pertanyaan investor terkait pengembangan robotika, peralatan penerbangan, ekspor peralatan nuklir, prospek proyek pembangkit listrik tenaga batu bara, serta turbin gas, Shanghai Electric menegaskan komitmennya untuk memperkuat posisi di sektor peralatan energi, meningkatkan efisiensi operasional peralatan industri, serta memperluas kapabilitas layanan terintegrasi secara global.

  • Energi konvensional: meningkatkan kemampuan pengaturan jaringan listrik dan mendorong transisi rendah karbon, sekaligus mempercepat implementasi teknologi PLTN dan fusi nuklir
  • Manufaktur mutakhir: memperluas pengembangan robotika, peralatan kedirgantaraan, dan mesin perkakas canggih dengan fokus pada terobosan teknologi inti
  • Ekspansi global: memperdalam penetrasi pasar luar negeri serta memperkuat kemampuan di bidang desalinasi, transmisi dan distribusi listrik, serta peralatan energi

Fokus 2026: Inovasi dan Transformasi Digital

Memasuki 2026, Shanghai Electric akan terus meningkatkan daya saing dengan menjadikan inovasi teknologi penggerak utama, transformasi digital sebagai arah strategis, serta pengembangan hijau sebagai fondasi. Shanghai Electric juga akan mendorong pemutakhiran industri konvensional ke level lebih tinggi, memperbesar skala sektor strategis baru, serta memperkuat posisi di industri masa depan.

Berita Terkait

Program dukungan kesehatan mental bagi ibu hamil dan menyusui memenangkan tantangan senilai €2,6 juta untuk meningkatkan kesejahteraan para orang tua di Asia Tenggara
Zendure Perkenalkan Agentic HEMS di IFA 2026: “Pusat Energi Rumah di Era AI”
Laporan Terbaru Ungkap Sebagian Besar Keterlambatan Penanganan Stroke di Indonesia Terjadi Sebelum Pasien Tiba di Rumah Sakit yang Tepat
KONE Indonesia menetapkan standar baru di industri sebagai perusahaan pertama yang meraih Sertifikasi Green Label Platinum
Texas Cardiac Arrhythmia Institute di St. David’s Medical Center menjadi institusi pertama di AS yang berpartisipasi dalam uji coba sistem pemetaan inovatif dan ablasi medan listrik berdenyut
Sceye dan SoftBank Corp. Selesaikan Demonstrasi Konektivitas Stratosfer di Jepang, Memajukan Komersialisasi HAPS
TEATER BESAR TAMAN ISMAIL MARZUKI SEDERHANAKAN ALUR KERJA WIRELESS DENGAN SENNHEISER SPECTERA
Xinhua Silk Road: Model Kemitraan yang Digagas Hunan Buka Jalur Kerja Sama Ekonomi dan Perdagangan Tiongkok-Afrika

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 08:00 WIB

Program dukungan kesehatan mental bagi ibu hamil dan menyusui memenangkan tantangan senilai €2,6 juta untuk meningkatkan kesejahteraan para orang tua di Asia Tenggara

Kamis, 3 September 2026 - 07:13 WIB

Zendure Perkenalkan Agentic HEMS di IFA 2026: “Pusat Energi Rumah di Era AI”

Kamis, 3 September 2026 - 05:19 WIB

Laporan Terbaru Ungkap Sebagian Besar Keterlambatan Penanganan Stroke di Indonesia Terjadi Sebelum Pasien Tiba di Rumah Sakit yang Tepat

Kamis, 3 September 2026 - 03:00 WIB

KONE Indonesia menetapkan standar baru di industri sebagai perusahaan pertama yang meraih Sertifikasi Green Label Platinum

Kamis, 3 September 2026 - 02:31 WIB

Sceye dan SoftBank Corp. Selesaikan Demonstrasi Konektivitas Stratosfer di Jepang, Memajukan Komersialisasi HAPS

Berita Terbaru