Kasus Tewasnya Bripda Ignatius Dwi Frisco Sirage, Wakapolri: Tak Ada Unsur Menutup-nutupi Masalah Ini

- Pewarta

Kamis, 3 Agustus 2023 - 11:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakapolri Komjen Pol Agus Andrianto. (Dok. Tribratanews.polri.go.id)

Wakapolri Komjen Pol Agus Andrianto. (Dok. Tribratanews.polri.go.id)

HARIANINDONESIA.COM  – Wakapolri Komjen Pol Agus Andrianto memastikan penyidik, Densus 88 Antiteror, dan Divisi Propam Polri tidak akan menutup-nutupi kasus tewasnya Bripda Ignatius.

“Saya rasa penyidik sudah melakukan tugasnya lah,” ujar Agus Andrianto saat ditemui di Rumah Dinas Wapres, Jakarta Pusat, Rabu, 2 Agustus 2023.

“Saya yakin apa yang dilakukan jajaran Densus, dan Propam dalam menangani kasus tersebut pasti dibeberkan masalahnya apa adanya.”

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Karena beberapa tersangka sudah ditetapkan, artinya tidak ada unsur untuk menutup-nutupi masalah ini,” sambung Agus Andrianto.

Baca artikel lainnya di sini: Soal Bripda Ignatius Dwi Frisco Sirage Kerap Dicekoki Miras oleh Senior, Polda Jabar akan Undang Pihak Keluarga

Terkait perbedaan penyebab kematian Bripda Ignasius karena sakit dan kemudian dilaporkan tertembak, Agus Andrianto menjelaskan hal tersebut agar tidak menimbulkan syok.

“Kalau dibilang putranya meninggal Kan orang tua manapun pasti akan syok.”

“Jadi dengan informasi sakit lalu meninggal itu, kan toh tidak ada yang ditutup-tutupi kok, semua dibuka” lanjut Agus Andrianto.

Diberitakan sebelumnya, polisi memastikan kasus tertembaknya Bripda Ignatius Dwi Frisco Sirage tidak ada unsur kesengajaan maupun perencanaan untuk membunuh.

Hal tersebut disampaikan ketika Polres Bogor melakukan gelar perkara penyampaian fakta-fakta peristiwa terhadap pihak keluarga korban yang diundang serta dihadiri oleh Kompolnas.

“Bukan (pembunuhan berencana). Kita tidak menemukan adanya unsur perencanaan dalam peristiwa ini,” ujar Dirreskrimum Polda Jawa Barat Kombes Pol Surawan kepada wartawan, Selasa (1/8/2023).

Lebih lanjut, Surawan menyampaikan bahwa peristiwa yang terjadi hingga mengakibatkan Bripda Ignatius meninggal karena adanya kelalaian.

“Dari fakta-fakta yang ada, ini adalah kelalaian yang dilakukan oleh tersangka.”

“Sehingga mengakibatkan senjata meletus dan mengenai rekannya sendiri,” ucap Surawan.***

Berita Terkait

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media
Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik
PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Diskusikan Persaingan Sehat Pasar Modal dan Perbankan
Sinergi Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor dan PPWI Dorong Keterbukaan Informasi serta Pengawasan Sosial Penegakan Hukum
Bersih dari Narkoba “One Day One Cell” Salah Satu Program Unggulan Lapas Narkotika Gunung Sindur
PPWI Gelar Seminar Nasional dan Rakernas Dalam Rangka HUT ke-18, Wilson Lalengke : Perkuat Peran Pewarta Warga di Era Digital
CSA Index September 2025 Terkoreksi ke 65,4, Investor Hati-hati
Dari DPR ke Muhammadiyah, Arif Budimanta Wafat di Usia 57

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 23:26 WIB

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:48 WIB

Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:48 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Diskusikan Persaingan Sehat Pasar Modal dan Perbankan

Rabu, 11 Maret 2026 - 09:07 WIB

Sinergi Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor dan PPWI Dorong Keterbukaan Informasi serta Pengawasan Sosial Penegakan Hukum

Rabu, 11 Maret 2026 - 09:01 WIB

Bersih dari Narkoba “One Day One Cell” Salah Satu Program Unggulan Lapas Narkotika Gunung Sindur

Berita Terbaru

Pers Rilis

CGTN Luncurkan News Pal, Asisten Berita Berbasis AI

Jumat, 23 Okt 2026 - 04:18 WIB