Sapu Langit Media Network Luncurkan Media Online 062.live – Portal Berita dengan Konten Khusus Video

- Pewarta

Selasa, 5 Desember 2023 - 10:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sapu Langit Media Network meluncurkan portal berita dengan konten khusus video 062.live. (Dok. 062.live/M Rifai Azhari)

Sapu Langit Media Network meluncurkan portal berita dengan konten khusus video 062.live. (Dok. 062.live/M Rifai Azhari)

HARIANINDONESIA.COM  – Jaringan kelompok usaha Sapu Langit Media Network (SLMN) meluncurkan media online 062.live –  sebuah portal berita dengan konten khusus video pada Kamis (30/11/2023)

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 087815557788.

Dengan kehadiran media online 062.live maka SMLN mengelola sejumlah portal berita dengan konten khusus video, yaitu:

1. On24jam.tv
2. Apakabartv.com
3. Emitentv.com
4. Hallo.id/tv

Media online tersebut melayani penayangan press release dengan konten video secara serentak, di berbagai media online tersebut dan lainnya.

Biaya publikasi press release dengan konten video diberikan harga yang kompetitif (tidak termasuk biaya produksi).

Untuk kerja sama dan kolaborasi, hubungi WhatsApp Center: 085315557788, 08557777888

Makna Dibalik Angka 062

Sebagai warga Indonesia pasti tidak asing dengan kode +62, ya kode ini memang merupakan kode negara Indonesia.

Bahkan tidak hanya menjadi kode negara saja, tapi kode ini juga seringkali menjadi julukan bagi para warganya, terutama di media sosial.

Makanya, tidak heran kan kalau kita sering mendengar julukan “warga +62”, julukan ini memang diperuntukkan bagi Warga Indonesia.

Selain itu, kode negara ini bisa membuat kita berkomunikasi dengan orang-orang lintas negara.

Tapi harus menggunakan kode negara ya, bukan dengan kode 0, karena jangkauan 0 hanya di Indonesia saja.***

Berita Terkait

Emil Salim Institute Sebut Transisi Menuju Energi Terbarukan Berjalan Bila Pemerintah Memiliki ‘Political Will’
Mendorong Ekspor Ikan Hias: Peran Penting LSP Perikanan Hias Indonesia dalam Sertifikasi dan Kompetensi SDM
OJK Gelar Prakonvensi RSKKNI Pembiayaan: Diskusi dan Masukan di Hotel Le Méridien Jakarta
PT Pertamina Patra Niaga Ungkap Alasan Wajibkan Warga untuk Gunakan KTP Saat Pembelian LPG 3 Kg
OJK dan Kemnaker RI Bersatu: Prakonvensi Nasional RSKKNI di Bandung Bahas Masa Depan Profesi
Termasuk Disrupsi Rantai Pasok Global yang Belum Sepenuhnya Pulih, Indonesia Hadapi Beberapa Risiko Global
Produksi Beras Nasional Diperkirakan Mulai Turun di Bulan Mei dan Juni 2024 Sampai Akhir Tahun 2024
Usulkan Harga Pembelian Pemerintah Gabah di Petani Naik Jadi Rp6.757 per Kg, Begini Alasan HKTI
Berita ini 47 kali dibaca
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Minggu, 9 Juni 2024 - 22:57 WIB

Mendorong Ekspor Ikan Hias: Peran Penting LSP Perikanan Hias Indonesia dalam Sertifikasi dan Kompetensi SDM

Jumat, 31 Mei 2024 - 04:09 WIB

OJK Gelar Prakonvensi RSKKNI Pembiayaan: Diskusi dan Masukan di Hotel Le Méridien Jakarta

Kamis, 30 Mei 2024 - 13:03 WIB

PT Pertamina Patra Niaga Ungkap Alasan Wajibkan Warga untuk Gunakan KTP Saat Pembelian LPG 3 Kg

Rabu, 22 Mei 2024 - 13:43 WIB

OJK dan Kemnaker RI Bersatu: Prakonvensi Nasional RSKKNI di Bandung Bahas Masa Depan Profesi

Rabu, 8 Mei 2024 - 10:58 WIB

Termasuk Disrupsi Rantai Pasok Global yang Belum Sepenuhnya Pulih, Indonesia Hadapi Beberapa Risiko Global

Sabtu, 4 Mei 2024 - 11:34 WIB

Produksi Beras Nasional Diperkirakan Mulai Turun di Bulan Mei dan Juni 2024 Sampai Akhir Tahun 2024

Kamis, 25 April 2024 - 14:21 WIB

Usulkan Harga Pembelian Pemerintah Gabah di Petani Naik Jadi Rp6.757 per Kg, Begini Alasan HKTI

Kamis, 25 April 2024 - 11:58 WIB

Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia Diminta Segera Merespons Pelemahan Terhadap Rupiah

Berita Terbaru