Brandwatch Perluas Cakupan Data di Asia Pasifik Untuk Perkuat Wawasan Global Bagi Pemasar

- Pewarta

Kamis, 23 April 2026 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Akses baru ke platform utama Asia Pasifik ini membantu berbagai perusahaan global memahami audiens global yang terpisah dan bertindak dengan lebih percaya diri 

BRIGHTON, Inggris Raya, 23 April 2026 /PRNewswire/ — Brandwatch adalah perusahaan milik Cision dan pemimpin global di bidang intelijen  sosial dan media. Hari ini Brandwatch mengumumkan perluasan cakupan data di seluruh platform utama di Asia Pasifik untuk membantu perusahaan global mengatasi tantangan yang kian meningkat: kesenjangan antara akses ke data dan pemahaman sesungguhnya mengenai audiens. 


Terlepas dari volume data yang belum pernah terjadi, sebuah penelitian terbaru oleh Brandwatch mendapati bahwa hanya 25% pemasar yang benar-benar memahami audiens mereka. Sinyal ada di mana-mana tapi tidak terhubung dengan cara yang mendukung pengambilan keputusan dengan percaya diri.  

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu alasan utamanya adalah data yang tidak lengkap. 

Banyak perusahaan global masih mengandalkan sinyal dari serangkaian platform yang didominasi oleh platform Barat. Namun perilaku konsumen bersifat global dan sebagian besar dibentuk di seluruh ekosistem yang tetap kurang terwakili dalam model data tradisional. 

Asia Pasifik adalah pusat bagi lebih dari 2,5 miliar pengguna media sosial dan mendorong hampir semua tren paling berpengaruh dalam hal perdagangan, budaya, dan konten.  

Namun, banyak strategi dibuat berdasarkan pandangan yang tidak menyeluruh tentang dunia ini. Kesuksesan di pasar ini tidak cukup hanya mengandalkan terjemahan sederhana. Tapi perlu kecerdasan budaya yang dibangun berdasarkan pemahaman yang jelas tentang percakapan, perilaku, dan sinyal yang menetapkan bidang digital di Asia Pasifik. 

Cakupan Brandwatch yang diperluas meliputi akses ke platform terkemuka di Asia Pasifik seperti WeChat, Weibo, dan RedNote, yang masing-masing berperan penting dalam membentuk perilaku konsumen, penemuan produk, dan persepsi merek di Asia Pasifik. 

Cakupan ini disampaikan melalui kumpulan data yang dipilih dengan cermat yang dirancang untuk menampilkan sinyal paling relevan dan tren yang sedang berkembang tanpa membebani tim dengan data mentah. 

Ketika sinyal-sinyal ini muncul di platform Barat, kesempatan untuk terlibat sering kali telah hilang. Visibilitas sebelumnya yang mengubahnya. Hal ini memungkinkan merek  mengantisipasi peralihan, bertindak dengan percaya diri, dan membentuk hasil. 

Melalui lapisan intelijennya yang inovatif, yakni Iris AI, Brandwatch mengubah dan mengumpulkan data dalam berbagai bahasa dan kompleks menjadi wawasan yang dapat ditindaklanjuti sehingga membantu tim menafsirkan sinyal di berbagai bahasa, aksara, dan konteks budaya. 

Dipadukan dengan keahlian regional di Asia Pasifik dan dukungan wawasan global, Brandwatch membantu tim-tim beralih dari sinyal yang terpisah menjadi pandangan yang lebih menyeluruh tentang audiens mereka.  

"Merek-merek yang sukses di era mendatang bukan karena memiliki lebih banyak data, tapi karena memiliki pandangan yang lebih menyeluruh tentang dunia ini," kata Jim Daxner, Chief Product Officer di Cision. "Terlalu banyak keputusan dibuat berdasarkan sinyal yang tidak menyeluruh. Memperdalam cakupan data kami di Asia Pasifik akan membantu pelanggan melihat gambaran lengkap dan menindaklanjutinya dengan penuh percaya diri." 

Karena perilaku konsumen menjadi semakin global dan terpisah, kemampuan menghubungkan sinyal antar wilayah akan menentukan seberapa efektif merek-merek memahami audiens mereka dan seberapa yakin mereka bertindak berdasarkan pemahaman tersebut. 

Tentang Brandwatch 

Brandwatch adalah rangkaian manajemen media sosial dan intelijen konsumen terkemuka yang mendukung berbagai merek untuk melihat dan dilihat, memahami dan dipahami oleh audiens terpenting. Dipercaya oleh separuh dari 100 perusahaan di daftar Forbes 100, Brandwatch melengkapi berbagai perusahaan paling inovatif di dunia dengan wawasan dan alat bantu yang didukung AI untuk meraih peluang, memperkuat keterlibatan, dan mempercepat pertumbuhan. 

Rangkaian lengkap kami mencakup intelijen konsumen, pemasaran influencer, dan manajemen media sosial, yang memungkinkan merek dan agensi menjalankan strategi berbasis data dalam skala besar. 

Brandwatch adalah bagian dari kelompok merek Cision, bersama CisionOne, Trajaan, dan PR Newswire. 

Kontak Media: 
Cision Public Relations 
CisionPR@cision.com 

Logo – https://mma.prnasia.com/media2/2962013/Brandwatch_By_Cision_Logo_Stacked.jpg?p=medium600

 

Berita Terkait

Program dukungan kesehatan mental bagi ibu hamil dan menyusui memenangkan tantangan senilai €2,6 juta untuk meningkatkan kesejahteraan para orang tua di Asia Tenggara
Zendure Perkenalkan Agentic HEMS di IFA 2026: “Pusat Energi Rumah di Era AI”
Laporan Terbaru Ungkap Sebagian Besar Keterlambatan Penanganan Stroke di Indonesia Terjadi Sebelum Pasien Tiba di Rumah Sakit yang Tepat
KONE Indonesia menetapkan standar baru di industri sebagai perusahaan pertama yang meraih Sertifikasi Green Label Platinum
Texas Cardiac Arrhythmia Institute di St. David’s Medical Center menjadi institusi pertama di AS yang berpartisipasi dalam uji coba sistem pemetaan inovatif dan ablasi medan listrik berdenyut
Sceye dan SoftBank Corp. Selesaikan Demonstrasi Konektivitas Stratosfer di Jepang, Memajukan Komersialisasi HAPS
TEATER BESAR TAMAN ISMAIL MARZUKI SEDERHANAKAN ALUR KERJA WIRELESS DENGAN SENNHEISER SPECTERA
Xinhua Silk Road: Model Kemitraan yang Digagas Hunan Buka Jalur Kerja Sama Ekonomi dan Perdagangan Tiongkok-Afrika

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 08:00 WIB

Program dukungan kesehatan mental bagi ibu hamil dan menyusui memenangkan tantangan senilai €2,6 juta untuk meningkatkan kesejahteraan para orang tua di Asia Tenggara

Kamis, 3 September 2026 - 07:13 WIB

Zendure Perkenalkan Agentic HEMS di IFA 2026: “Pusat Energi Rumah di Era AI”

Kamis, 3 September 2026 - 05:19 WIB

Laporan Terbaru Ungkap Sebagian Besar Keterlambatan Penanganan Stroke di Indonesia Terjadi Sebelum Pasien Tiba di Rumah Sakit yang Tepat

Kamis, 3 September 2026 - 03:00 WIB

KONE Indonesia menetapkan standar baru di industri sebagai perusahaan pertama yang meraih Sertifikasi Green Label Platinum

Kamis, 3 September 2026 - 02:31 WIB

Sceye dan SoftBank Corp. Selesaikan Demonstrasi Konektivitas Stratosfer di Jepang, Memajukan Komersialisasi HAPS

Berita Terbaru