Davis dan Garcia Dapat Tambahan Rp 396 Miliar Bombardir Tank, Garcia KO-7

- Pewarta

Minggu, 23 April 2023 - 23:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: M. Nigara, Wartawan Tinju Senior

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 087815557788.

HARIANINDONESIA.COM – Persis seperti prediksi Mike Tyson, Floyd Mayweather Jr, dan Saul Canelo Alvarez, Ryan Garcia rontok di tangan Gervonta Davis.

Hebatnya, para mantan dan juara dunia itu mengatakan laga tidak akan mencapai 12 ronde. Dan, Garcia pun KO di ronde ketujuh.

Laga yang digelar oleh Golden Boy Promotions (GBP) serta DAZN layanan _streaming_ olahraga _over the top Internasional_, Sabtu (22/2/23) malam waktu T-Mobile Paradise, Las Vegas, Nevada, Amerika itu, menghasilkan uang fantastik

Dari tiket, sebanyak 14 ribu penonton dikali rata-rata tiket 1746 atau setara Rp 26 juta, menghasilkan Rp 365 miliar.

Dan yang cukup fantastis pemasukan dari 1.250.000 sambungan PPV yang menghasilkan 106. 250.000 USD atau setara Rp 1. 586 Triliun.

Awalnya Davis hanya memperoleh 20 persen dan Garcia 5 persen, melalui negosiasi yang alot, akhirnya kedua petinju diberi masing-masing Rp 396 miliar. Selain itu, ada opsi _remach_.

Sebagai tontonan, laga Tank vs Kingry ini sangat menarik. Jadi, bukan tidak mungkin laga ulangannya akan menghasilkan uang lebih besar.

Terjebak

Persis seperti prediksi, laga berhenti di ronde-7. Pukulan _Upper cut_ kiri Tank mendarat telak di rusuk kanan Garcia pada menit 10:18, sontak membuat sang penantang, berlutut.

Wasit Thomas Taylor langsung menghentikan pertarungan setelah hingga hitungan kedelapan Garcia tak juga bangkit.

Sebelumnya, di ronde-2, menit 1:01, Garcia juga terjengkang setelah _counter attack hook_ kiri Gervonta Davis mendarat di dagu.

Hingga ronde ketujuh para juri memberikan nilai: Tim Cheatham 58-56, Dave Moretti  59-56, dan Steve Weisfeld 59-55.

Menurut pengamatan saya, Garcia terjebak oleh nafsunya sendiri. Jelas Davis lebih unggul dalam _power and speed_, tapi Garcia sejak ronde awal justru melakukan _in fight_. Juara dunia _interm Lightweight_ WBC, terus menekan.

Sebaliknya Davis yang sesungguhnya unggul dalam pertarungan jarak pendek, memainkan peran sebagai lawan yang terkurung.

Berulang kali Davis terlihat seolah-olah sedang dalam kondisi tekanan.

Begitu juga sebelum Garcia terjengkang di ronde dua. Davis terus bergerak untuk menghindai pukulan lawan sampai ada satu celah serangan balasan.

_Hook_ kiri Davis mendarat di dagu Garcia. Sontak sang lawan terjungkal. Salah satu kelemahan Garcia adalah lemahnya pertahanan.

Garcia sering terlambat membuat _double cover_, akibatnya pukulan Davis yang keras menyungkurkannya.

Meski Gervonta Davis nama dan prilakunya sangat luar biasa, namun di kelas _Lightweight_ , penguasanya adalah Devin Haney, petinju kelahiran (17/11/1998) di Dan Francisco, California. Ia menjuarai selutuh badan tinju dunia.

Haney akan menghadapi pertarungan wajib (20/5/23) melawan Vasily Lomachenko, di MGM Grand Garden Arena, Las Vegas, Nevada, Amarika.

Lomachencoko saat ini berada di peringkat pertama WBC dan WBO. Sementara di WBA peringkat 4, dan IBF ke-3.

Setelah laga itu, di badan tinju WBA, Haney tidak bisa lagi menghindari Davis.

Menurut para pakar, jika keduanya bertemu, akan lebih dahsyat ketimbang Garcia.

Haney saat ini juga belum terkalahkan. Dari 29 kali tampil, seluruhnya ia menangkan, dan 15 di antaranya menang KO/TKO.

Kita tunggu saja laga besar itu.***

Berita Terkait

Komang Teguh Bobol Gawang Australia, Timnas U-23 Indonesia Berhasil Benamkan Australia 1-0
Timnas Raih Kemenangan Perdana di Ajang Kualifikasi Piala Dunia 2026 Lewat Gol Tunggal Egy Maulana Vikri
Gas Akademi Sepak Bola Modern, Prabowo Tegaskan Komitmen Dukung Atlet Perempuan
Sudah di Jerman Selama Sepekan, Para pemain Timnas Indonesia U-17 Disebutkan Cepat Beradaptasi
Kesiapan Indonesia Arena untuk FIBA World Cup 2023 Mencapai 99 Persen
Ganjar Pranowo Tinjau Kontingen SOina ke SOWSG Berlin
Timnas U-22 Pulang sebagai Pahlawan: Arak-arakan Kirab Juara Menyita Perhatian Netizen
Atlit Kempo ASN Rutan Bandung Sabet 3 Medali di Kejuaraan Dunia 2023
Berita ini 14 kali dibaca
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Minggu, 9 Juni 2024 - 22:57 WIB

Mendorong Ekspor Ikan Hias: Peran Penting LSP Perikanan Hias Indonesia dalam Sertifikasi dan Kompetensi SDM

Jumat, 31 Mei 2024 - 04:09 WIB

OJK Gelar Prakonvensi RSKKNI Pembiayaan: Diskusi dan Masukan di Hotel Le Méridien Jakarta

Kamis, 30 Mei 2024 - 13:03 WIB

PT Pertamina Patra Niaga Ungkap Alasan Wajibkan Warga untuk Gunakan KTP Saat Pembelian LPG 3 Kg

Rabu, 22 Mei 2024 - 13:43 WIB

OJK dan Kemnaker RI Bersatu: Prakonvensi Nasional RSKKNI di Bandung Bahas Masa Depan Profesi

Rabu, 8 Mei 2024 - 10:58 WIB

Termasuk Disrupsi Rantai Pasok Global yang Belum Sepenuhnya Pulih, Indonesia Hadapi Beberapa Risiko Global

Sabtu, 4 Mei 2024 - 11:34 WIB

Produksi Beras Nasional Diperkirakan Mulai Turun di Bulan Mei dan Juni 2024 Sampai Akhir Tahun 2024

Kamis, 25 April 2024 - 14:21 WIB

Usulkan Harga Pembelian Pemerintah Gabah di Petani Naik Jadi Rp6.757 per Kg, Begini Alasan HKTI

Kamis, 25 April 2024 - 11:58 WIB

Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia Diminta Segera Merespons Pelemahan Terhadap Rupiah

Berita Terbaru