Gempa M5,9 Berpusat di Laut, 77 Km Arah Barat Daya Sukabumi, Jawa Barat, pada Kedalaman 63 Km, Ini Kata BMKG

- Pewarta

Rabu, 3 Januari 2024 - 15:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BMKG Sebut Gempa M5,9 Berpusat di Laut, 77 Km Arah Barat Daya Sukabumi. (Dok. Harianindonesia.com/M Rifai Azhari)

BMKG Sebut Gempa M5,9 Berpusat di Laut, 77 Km Arah Barat Daya Sukabumi. (Dok. Harianindonesia.com/M Rifai Azhari)

HARIANINDONEISA.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan bahwa gempa berkekuatan magnitudo 5,9 yang terjadi di selatan Jawa Barat.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 087815557788.

Gempa dipicu oleh deformasi batuan dalam Lempeng Indo-Australia.

Gempa itu terjadi pada pukul 07.53 WIB, memiliki parameter update dengan magnitudo M5,7.

Episenter gempa berpusat pada koordinat 7,57 lintang selatan dan 106,17 bujur timur.

Tepatnya berlokasi di laut pada jarak 77 Km arah barat daya Sukabumi, Jawa Barat, pada kedalaman 63 km.

Baca artikel lainnya di sini : Sempat Terjadi 5 Kali Gempa Saat Meletus, Satus Gunungapi Lewotobi Laki-Laki Naik ke Level Siaga

Demikian disampaikan oleh Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono di Jakarta, Rabu. (3/1/2024).

“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi kedalaman menengah.”

“Akibat adanya deformasi batuan dalam Lempeng Indo-Australia yang tersubduksi ke bawah Lempeng Eurasia,” kata Daryono.

Lihat juga konten video, di sini: Sebanyak 331 Pasien RSUD Sumedang Dievakuasi Sementara, Dampak Gempabumi M 4.8 Sumedang, Jabar

Ia menambahkan hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser-naik (oblique thrust).

Ia memaparkan gempa bumi itu berdampak dan dirasakan di daerah Surade, Sukabumi dengan skala intensitas IV MMI (modified mercally intensity).

Artinya bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah.

Gempa juga dirasakan di daerah Pelabuhan Ratu, Cianjur, Panggarangan, Lebak, Garut, dengan skala intensitas III MMI (getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu).

Kemudian, daerah Lembang, Bandung Barat, Cimahi dengan skala intensitas II-III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu).

Serta Tangerang Selatan dengan skala intensitas II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).

Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

“Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami,” katanya.

Ia mengimbau kepada masyarakat agar menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.

“Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah,” tuturnya.

Ia juga mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.***

Berita Terkait

Jasasiaranpers.com Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1445 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Jelang Lebaran, POV Indonesia Berbagi Kebaikan dalam Momentum Perayaan HUT Pertama
Soal Usulan Hadirkan Presiden Jokowi ke Sidang Sengketa Pilpres 2024, Ini Tanggapan Mahkamah Konstitusi
Produksi Amonia PT Pupuk 2024 Capai 14 Juta Ton, Terbesar di Asia Pasifik, Timur Tengah dan Afrika Utara
Dikabarkan Jadi Menteri yang Dititipkan Jokowi ke Prabowo Subianto, Ini Tanggapan Mensesneg Pratikno
Jokowi Gelar Buka Puasa Bersama Relawan di Istana Kepresidenan di Tengah Tekanan PDIP dan Sidang MK
Usai Ditetapkan Tersangka Korupsi Timah, Kejagung Geledah Rumah Pasangan Harvey Moeis – Sandra Dewi
Prabowo Subianto Tiba di Tiongkok, akan Temui Presiden Xi Jinping, PM hingga Menhan Tiongkok
Berita ini 5 kali dibaca
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Selasa, 9 April 2024 - 20:30 WIB

Jasasiaranpers.com Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1445 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin

Senin, 8 April 2024 - 14:28 WIB

Jelang Lebaran, POV Indonesia Berbagi Kebaikan dalam Momentum Perayaan HUT Pertama

Kamis, 4 April 2024 - 13:41 WIB

Produksi Amonia PT Pupuk 2024 Capai 14 Juta Ton, Terbesar di Asia Pasifik, Timur Tengah dan Afrika Utara

Kamis, 4 April 2024 - 10:01 WIB

Dikabarkan Jadi Menteri yang Dititipkan Jokowi ke Prabowo Subianto, Ini Tanggapan Mensesneg Pratikno

Selasa, 2 April 2024 - 17:04 WIB

Jokowi Gelar Buka Puasa Bersama Relawan di Istana Kepresidenan di Tengah Tekanan PDIP dan Sidang MK

Selasa, 2 April 2024 - 10:57 WIB

Usai Ditetapkan Tersangka Korupsi Timah, Kejagung Geledah Rumah Pasangan Harvey Moeis – Sandra Dewi

Senin, 1 April 2024 - 11:41 WIB

Prabowo Subianto Tiba di Tiongkok, akan Temui Presiden Xi Jinping, PM hingga Menhan Tiongkok

Minggu, 31 Maret 2024 - 16:59 WIB

Prabowo Subianto Lawatan ke Tiongkok, Temui Presiden Xi Jinping dan Perdana Menteri Li Qiang

Berita Terbaru