Termasuk Kurang Bergerak, Inilah 5 Kebiasaan Harian yang Bisa Ganggu Kesehatan Otak

- Pewarta

Rabu, 19 April 2023 - 11:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lima Kebiasaan Harian yang Bisa Ganggu Kesehatan Otak. (Pexels.com/Alexandra_Koch)

Lima Kebiasaan Harian yang Bisa Ganggu Kesehatan Otak. (Pexels.com/Alexandra_Koch)

HARIANINDONESIA.COM – Seiring bertambahnya usia beberapa bagian otak akan menyusut, aliran darah dapat berkurang, dan beberapa sel saraf mungkin tidak bekerja secara efisien.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 087815557788.

Seperti dilansir dari laman Eat This Not That, Minggu 16 April 2023, kesehatan otak begitu penting seiring bertambahnya usia.

Otak yang tajam membuat seseorang mandiri lebih lama saat memasuki babak baru kehidupan.

“Ini mungkin terdengar klasik, tetapi jika menyangkut kesehatan otak, tidak ada pengganti yang lebih baik dari diet sehat, olahraga, tidur yang cukup, dan mengurangi stres,” ungkap Pakar medis, dr Mike Bohl.

Pada kesempatan yang sama, Mike Bohl juga memaparkan lima kebiasaan harian yang buruk bagi otak, di antaranya:

1. Tidak Cukup Tidur
Sangat penting untuk memiliki tidur yang cukup. Tidur berkualitas mampu mengisi ulamg dan memulihkan pikiran.

Jika tidak mendapatkan cukup istirahat, seseorang mungkin akan menjadi pelupa, mudah tersinggung, depresi, atau sering jatuh.

“Orang dewasa tua cenderung membutuhkan tidur lebih sedikit dibandingkan orang dewasa muda (tujuh hingga delapan jam, bukan tujuh hingga sembilan jam), tetapi itu sama pentingnya,” jelas dr Bohl.

2. Minum Alkohol
Salah satu kebiasaan buruk bagi otak adalah mengonsumsi alkohol. Otak dapat dikompromikan dengan minum terlalu banyak bir, anggur, atau koktail.

Minum alkohol dapat mempersulit area otak yang bertanggung jawab atas ingatan, keseimbangan, dan ucapan, untuk melakukan pekerjaan otak secara efektif.

Ini dapat meningkatkan risiko menderita cedera atau risiko kesehatan lainnya.

3. Tidak Bersosialisasi
Mempertahankan lingkaran sosial yang baik ternyata sangat penting untuk kesehatan otak. Bersosialisasi membuat otak tajam dan meningkatkan fungsi kognitif.

“Anda bisa bersosialisasi secara langsung seperti berjalan-jalan dengan teman, atau bersosialisasi dengan cara lain, seperti bercakap-cakap dengan anggota keluarga di telepon,” tuturnya.

4. Kurang Bergerak
Sederhananya, gaya hidup tidak aktif tidak baik untuk kesehatan secara keseluruhan dan kesehatan otak.

5. Stres
Stres yang terus-menerus dan penyakit medis lainnya dapat berdampak negatif pada otak.

Menurut Premier Neurology Center, berada dalam keadaan stres yang konstan akan secara teratur mengaktifkan pusat rasa takut di otak.

Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Tingkat kortisol akan meningkat secara teratur, yang dapat menyebabkan masalah lain dengan tidur, pencernaan, dan sistem kekebalan.

Stres sebenarnya dapat mengubah struktur otak, membunuh sel-sel baru di otak, dan membuat berisiko lebih besar menderita penyakit mental.***

Berita Terkait

KODAI DOOR Kenalkan Pintu Baja Anti Rayap di Indo Build Tech 2024 untuk Hunian Masa Kini
Sudah Ikhtiar ke Mana-mana Namun Belum Sembuh? Gunakan BioSaver Card 5758 untuk Solusi Kesehatan Anda
Ketahui Pengertian dan Cara Kerja Heat Pump Water Heater
Termasuk Bisa Tingkatkan Sistem Kekebalan Tubuh, Berikut Ini Adalah 8 Manfaat Cabai untuk Kesehatan
Inilah 5 Jenis Makanan Ini Bisa Bantu Perbaiki Kualitas Tidur, Nomor 2 Dark Chocolate
Mengenal Bunga Chintya Prameswary, Pemilik Pabrik Skincare yang Tembus Pasar Internasional
Luxury Skincare Beauty Boutiques dari London, ÉLÉVATIONE Melebarkan Sayap Bisnisnya di Jakarta dan Surabaya
5 Manfaat Ikan bagi Kesehatan Jantung, Kandungan Asam Lemak Omega-3 Bantu Relaksasi Pembuluh Darah
Berita ini 17 kali dibaca
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juli 2024 - 09:24 WIB

3 Tersangka Ini Diserahkan Kejagung kepada JPU Kejati Jakarta Selatan, Kasus Tata Niaga Timah

Rabu, 10 Juli 2024 - 13:59 WIB

Hujan Lebat Kendala Jadi Pencarian Korban Pascalongsor Tulabolo Gorontalo, 43 Orang Warga Hilang

Selasa, 9 Juli 2024 - 19:54 WIB

Usai Dinyatakan Bebas dalam Kasus Vina Cirebon, Pegi Setiawan Buka Suara Saat Penyidikan

Rabu, 3 Juli 2024 - 22:07 WIB

LSP P2 Bisnis dan Pariwisata Lakukan Uji Kompetensi Terhadap Para Guru SMK Peserta Program Upskilling dan Reskilling Berstandar Industri

Selasa, 2 Juli 2024 - 14:31 WIB

Pasca Operasi Cedera Kaki, Prabowo Subianto Langsung Gaspol Aktivitas Hadiri HUT Bhayangkara

Minggu, 23 Juni 2024 - 11:33 WIB

Kejaksaan Agung Periksa 3 Orang Pejabat PT Antam Tbk Dalami Kasus Emas Crazy Rich Surabaya Budi Said

Sabtu, 15 Juni 2024 - 00:27 WIB

BNSP Sertifikasi 149 CPMI Welder Tujuan Korea Selatan di Batam, Mendukung Perkembangan Industri

Rabu, 12 Juni 2024 - 13:45 WIB

Prabowo Subianto Saat Tiba di Yordania, Disambut oleh Sejumlah Pejabat Tinggi dan Jajar Kehormatan

Berita Terbaru