CSA Index: Pandangan Terbaru Pelaku Pasar Terhadap Kondisi Ekonomi dan Politik

- Pewarta

Selasa, 2 April 2024 - 00:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANINDONESIA.COM – Asosiasi Analis Efek Indonesia (AAEI) dan CSA Community, dengan dukungan Perkumpulan Profesi Pasar Modal Indonesia (PROPAMI) serta Asosiasi Emiten Indonesia (AEI), merilis CSA Index untuk periode April 2024, Jakarta (28/2/24).

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 087815557788.

CSA Index merupakan indikator penting yang didasarkan pada survei dan pandangan pelaku pasar mengenai kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan sektor yang mencerminkan keyakinan serta pandangan para analis terhadap kinerja IHSG di masa mendatang.

Berdasarkan survei yang telah dilakukan, CSA Index untuk April 2024 mencapai 65,8, mengalami penurunan dari angka sebelumnya pada bulan Maret yang mencapai 67,6.

CSA Index Sektor Pilihan April 2024

Penurunan ini menunjukkan bahwa pelaku pasar masih melihat IHSG secara realistis dengan menurunkan harapan terhadap kinerjanya.

Meskipun demikian, berdasarkan konsensus, pelaku pasar masih mengharapkan IHSG dapat bergerak positif di bulan April dengan target penguatan mencapai 7438.

Menurut NS. Aji Martono, Ketua Umum PROPAMI, CSA Index April 2024 menunjukkan bahwa optimisme pelaku pasar cenderung stagnan.

Pelaku pasar menantikan sentimen positif tambahan dari kinerja emiten di tahun 2024 dan kebijakan yang pro pasar.

CSA Index Sektor Pilihan April 2024

Sementara itu, CSA Index juga mencermati sektor-sektor yang akan menjadi penggerak utama untuk IHSG di bulan April.

Sektor Financials menjadi pilihan utama dan mayoritas pelaku pasar sebagai sektor yang dapat memacu IHSG, diikuti oleh sektor Energy dan Consumer Non-Cyclicals.

Meskipun terjadi penurunan target IHSG jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya, pelaku pasar masih optimis dengan kinerja IHSG dalam jangka panjang.

Mereka berharap kinerja emiten di kuartal pertama dapat positif sehingga IHSG dapat menguat.

Sentimen positif juga diharapkan datang dari turunnya tingkat suku bunga The Fed.

CSA Index Sektor Pilihan April 2024

Dengan demikian, CSA Index memberikan gambaran yang komprehensif mengenai pandangan dan harapan pelaku pasar terhadap kinerja IHSG dan sektor-sektor yang mempengaruhinya dalam beberapa bulan ke depan.

Hal ini menjadi acuan penting bagi para investor dalam mengambil keputusan investasi di pasar modal Indonesia.


Artikel di atas juga sudah diterbitkan portal berita nasional INFOEKBIS.COM

Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Sempatkan juga untuk membaca artikel menarik lainnya, di portal berita ARAHNEWS.COM dan INFOBUMN.COM

Berita Terkait

Minyak Goreng Subsidi Langka Usai Harga Naik, Puan Maharani: Subsidi Harusnya Ringankan Beban Rakyat
Aksi Boikot Produk Israel Terasa Dampaknya, Termasuk ke Produksi Dalam Negeri yang Tak Terafiliasi Israel
2 Wamenkeu Bukan Hal Baru, Thomas Djiwandono Permudah Koordinasi RAPBN Tahun Anggaran 2025
NS. Aji Martono: Kolaborasi dengan OJK dan IDX Penting untuk Literasi Keuangan
Hadiri Tanam Jagung dan Padi di Gunungkidul, Bapanas Dukung Percepatan Tanam Demi Penguatan Stok CPP
Optimisme Terbatas: CSA Index Juli 2024 Naik Tipis ke 61, IHSG Juli Diperkirakan Bergerak Menguat Tipis
Pada Tahun 2024 Ini, Perum Bulog Optimistis Bisa Serap Sebanyak Lebih dari 900 Ribu Ton Setara Beras
Emil Salim Institute Sebut Transisi Menuju Energi Terbarukan Berjalan Bila Pemerintah Memiliki ‘Political Will’
Berita ini 11 kali dibaca
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juli 2024 - 09:24 WIB

3 Tersangka Ini Diserahkan Kejagung kepada JPU Kejati Jakarta Selatan, Kasus Tata Niaga Timah

Rabu, 10 Juli 2024 - 13:59 WIB

Hujan Lebat Kendala Jadi Pencarian Korban Pascalongsor Tulabolo Gorontalo, 43 Orang Warga Hilang

Selasa, 9 Juli 2024 - 19:54 WIB

Usai Dinyatakan Bebas dalam Kasus Vina Cirebon, Pegi Setiawan Buka Suara Saat Penyidikan

Rabu, 3 Juli 2024 - 22:07 WIB

LSP P2 Bisnis dan Pariwisata Lakukan Uji Kompetensi Terhadap Para Guru SMK Peserta Program Upskilling dan Reskilling Berstandar Industri

Selasa, 2 Juli 2024 - 14:31 WIB

Pasca Operasi Cedera Kaki, Prabowo Subianto Langsung Gaspol Aktivitas Hadiri HUT Bhayangkara

Minggu, 23 Juni 2024 - 11:33 WIB

Kejaksaan Agung Periksa 3 Orang Pejabat PT Antam Tbk Dalami Kasus Emas Crazy Rich Surabaya Budi Said

Sabtu, 15 Juni 2024 - 00:27 WIB

BNSP Sertifikasi 149 CPMI Welder Tujuan Korea Selatan di Batam, Mendukung Perkembangan Industri

Rabu, 12 Juni 2024 - 13:45 WIB

Prabowo Subianto Saat Tiba di Yordania, Disambut oleh Sejumlah Pejabat Tinggi dan Jajar Kehormatan

Berita Terbaru