Kemenlu Pastikan Kondisi Warga Negara Indonesia di Niger Terkait Kudeta Militer atas Pemerintah Niger

- Pewarta

Rabu, 2 Agustus 2023 - 11:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum IndonesiaKemlu RI, Judha Nugraha. (Dok. Kemlu.go.id)

Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum IndonesiaKemlu RI, Judha Nugraha. (Dok. Kemlu.go.id)

HARIANINDONESIA.COM – Indonesia tidak memiliki perwakilan di Niger, tetapi pemerintah Indonesia memiliki KBRI Abuja di Nigeria, yang wilayah akreditasinya meliputi Niger.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 087815557788.

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI telah menghubungi para WNI yang bekerja di negara Afrika Barat tersebut.

Kemlu memastikan kondisi negara Indonesia (WNI) di Niger, di tengah kudeta yang dilancarkan militer terhadap pemerintah terpilih negara itu.

Demikian disampaikan Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum IndonesiaKemlu RI, Judha Nugraha, melalui keterangan tertulisnya, Selasa, 1 Agustus 2023.

Baca artikel lainnya di sini: Tersangka Kasus Penistaan Agama Pimpinan Ponpes Al Zaytun Panji Gumilang Langsung Ditahan

Sebelumnya, awal pekan ini tentara Niger yang menamakan diri Dewan Nasional untuk Perlindungan Negara (CNSP) mengumumkan kudeta melalui televisi.

Peristiwa terjadi, tidak lama setelah CNSP menahan Presiden Mohamed Bazoum di kediamannya.

Mereka menyebut situasi keamanan yang memburuk dan pemerintahan yang buruk sebagai alasan melancarkan kudeta.

Bazoum terpilih pada 2021 dalam transisi kekuasaan demokratis pertama Niger sejak memperoleh kemerdekaan dari Prancis pada 1960.

Junta militer yang merebut kekuasaan di Niger pekan lalu menuduh Prancis merencanakan serangan untuk membebaskan Presiden Bazoum yang ditahan dan mengembalikan pemerintah yang digulingkan.

Di lain pihak, Prancis membantah tuduhan tersebut dengan mengatakan bahwa pemerintah Prancis hanya hanya berupaya melindungi warga negara dan kepentingannya di Niger.

Uni Afrika, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), dan negara-negara lain termasuk Prancis telah mengutuk tindakan junta yang menggulingkan pemerintah terpilih Niger.

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memastikan kondisi tiga warga negara Indonesia (WNI) di Niger aman.

“Ada tiga WNI yang bekerja di daerah Taaoua, mereka sudah dihubungi KBRI dan dipastikan kondisinya aman,” ujar Judha Nugraha.

Selain ketiga WNI tersebut, KBRI juga mencatat satu WNI bekerja di Ibu Kota Niamey.

Tetapi pada saat kudeta berlangsung sejak 26 Juli 2023 lalu dia sedang mengambil cuti dan pulang ke Indonesia.

Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

“KBRI Abuja bersama konsul kehormatan kita di Niger akan terus memantau situasi di sana,” tutur Judha Nugraha, sebagaimana dikutip Infopublik.id.***

Berita Terkait

Anak Mantan Mentan SYL, Indira Chunda Thita Merespons Vonis 10 Tahun Penjara yang Dijatuhkan ke Ayahnya
3 Tersangka Ini Diserahkan Kejagung kepada JPU Kejati Jakarta Selatan, Kasus Tata Niaga Timah
Hujan Lebat Kendala Jadi Pencarian Korban Pascalongsor Tulabolo Gorontalo, 43 Orang Warga Hilang
Usai Dinyatakan Bebas dalam Kasus Vina Cirebon, Pegi Setiawan Buka Suara Saat Penyidikan
LSP P2 Bisnis dan Pariwisata Lakukan Uji Kompetensi Terhadap Para Guru SMK Peserta Program Upskilling dan Reskilling Berstandar Industri
Pasca Operasi Cedera Kaki, Prabowo Subianto Langsung Gaspol Aktivitas Hadiri HUT Bhayangkara
Kejaksaan Agung Periksa 3 Orang Pejabat PT Antam Tbk Dalami Kasus Emas Crazy Rich Surabaya Budi Said
BNSP Sertifikasi 149 CPMI Welder Tujuan Korea Selatan di Batam, Mendukung Perkembangan Industri
Berita ini 8 kali dibaca
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juli 2024 - 09:24 WIB

3 Tersangka Ini Diserahkan Kejagung kepada JPU Kejati Jakarta Selatan, Kasus Tata Niaga Timah

Rabu, 10 Juli 2024 - 13:59 WIB

Hujan Lebat Kendala Jadi Pencarian Korban Pascalongsor Tulabolo Gorontalo, 43 Orang Warga Hilang

Selasa, 9 Juli 2024 - 19:54 WIB

Usai Dinyatakan Bebas dalam Kasus Vina Cirebon, Pegi Setiawan Buka Suara Saat Penyidikan

Rabu, 3 Juli 2024 - 22:07 WIB

LSP P2 Bisnis dan Pariwisata Lakukan Uji Kompetensi Terhadap Para Guru SMK Peserta Program Upskilling dan Reskilling Berstandar Industri

Selasa, 2 Juli 2024 - 14:31 WIB

Pasca Operasi Cedera Kaki, Prabowo Subianto Langsung Gaspol Aktivitas Hadiri HUT Bhayangkara

Minggu, 23 Juni 2024 - 11:33 WIB

Kejaksaan Agung Periksa 3 Orang Pejabat PT Antam Tbk Dalami Kasus Emas Crazy Rich Surabaya Budi Said

Sabtu, 15 Juni 2024 - 00:27 WIB

BNSP Sertifikasi 149 CPMI Welder Tujuan Korea Selatan di Batam, Mendukung Perkembangan Industri

Rabu, 12 Juni 2024 - 13:45 WIB

Prabowo Subianto Saat Tiba di Yordania, Disambut oleh Sejumlah Pejabat Tinggi dan Jajar Kehormatan

Berita Terbaru