Prabowo dan Yusril Ihza Mahendra Bersatu Demi Bangsa dan Negara di Pemilihan Presiden 2024

- Pewarta

Senin, 1 Mei 2023 - 11:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANINDONESIA.COM – Setelah diskusi intensif selama dua jam di Batusangkar, Prabowo dan Yusril yang telah berteman selama lebih dari 40 tahun sepakat untuk menyelesaikan perbedaan dan kesalahpahaman antara mereka.
Kedua tokoh ini juga sepakat untuk bekerja sama dan saling membantu dalam memecahkan persoalan besar yang dihadapi oleh bangsa dan negara saat ini dan di masa depan.
Menurut Asri Hadi, mantan dosen STPDN yang kini menjadi pengamat politik, Prabowo harus menggandeng tokoh Islam dalam Pemilihan Presiden 2024. Prabowo dapat memilih tokoh Islam dari kalangan partai politik maupun nonparpol.
Acara yang berlangsung di Sumatera Barat, terutama foto Prabowo dan Yusril Ihza Mahendra bersama-sama di acara pacuan kuda di Batusangkar pagi ini, menjadi viral.

Kemudian, foto yang menunjukkan Prabowo dan Yusril bersama selama dua hari di lokasi sakral, yaitu istana Pagaruyung di Tanah Datar, juga menarik perhatian publik.

Yusril, yang dikenal sebagai tokoh Islam, terlihat akrab dan memiliki chemistry dengan Prabowo, Ketua Umum Gerindra. Yusril dan Prabowo telah berteman selama lebih dari 40 tahun dan memiliki sejarah kerja sama yang baik.

Menurut Asri Hadi, Yusril adalah sosok yang ideal untuk menjadi calon wakil presiden Prabowo. Selain sebagai tokoh Islam intelektual, Yusril juga merupakan figur dari tokoh yang mempresentasikan pemimpin dari Sumatera.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Asri, Prabowo merupakan representasi dari Jawa, sementara Yusril mewakili Sumatera. Ia berpendapat bahwa capres dan cawapres tidak harus berasal dari Jawa saja.

Yusril memiliki latar belakang keluarga yang terkenal sebagai ulama di Pulau Belitung. Ayahnya, Idris bin Haji Zainal, adalah seorang ulama berhaluan moderat, aktivis Partai Masyumi, seniman, dan sutradara teater tradisional.

Yusril sendiri memiliki jejak rekam dalam pemerintahan dan kemampuan menangani masalah besar yang dihadapi bangsa dan negara, termasuk Krismon pada 1998, kerusuhan Ambon dan Poso, serta efek dari peristiwa Bom Bali 2002.

Selain itu, Yusril juga memiliki pengalaman dalam menyusun berbagai konvensi PBB dan membela posisi Indonesia dalam persoalan Hak Asasi Manusia di berbagai forum internasional.***

Berita Terkait

Menko Yusril Ihza Mahendra: Tidak Pernah Ada Pertemuan Rahasia dengan Israel Terkait OECD
Mentan Amran Sulaiman Masuk Bursa Calon Ketua Umum PPP Menjelang Muktamar 2025
Penggunaan Jet oleh Ketua KPU Dibiayai Negara, Pengamat: Sesuai Regulasi dan Kebutuhan Tugas Kedinasan
Makan Siang Bersama Presiden Prabowo Subianto, Ahmad Muzani Tak Bahas Mundurnya Hasan Nasbi
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi Tanggapi Terkait Soal Isu Reshuffle Kabinet Merah Putih
Sufmi Dasco Ahmad Jadi Tokoh Kunci di Balik Rencana Pertemuan Prabowo Subianto – Megawati Soekarnoputri
Sri Mulyani Indrawati dan Airlangga Hartarto Langsung Klarifikasi Usai Dikabarkan Mundur dari Kabinet Merah Puti
Penjelasan Gerindra Soal Kapan dan Siapa Sosok Menteri Kabinet Merah Putih yang Berpeluang Dicopot Prabowo

Berita Terkait

Selasa, 3 Juni 2025 - 08:23 WIB

Menko Yusril Ihza Mahendra: Tidak Pernah Ada Pertemuan Rahasia dengan Israel Terkait OECD

Kamis, 29 Mei 2025 - 20:02 WIB

Mentan Amran Sulaiman Masuk Bursa Calon Ketua Umum PPP Menjelang Muktamar 2025

Sabtu, 10 Mei 2025 - 05:55 WIB

Penggunaan Jet oleh Ketua KPU Dibiayai Negara, Pengamat: Sesuai Regulasi dan Kebutuhan Tugas Kedinasan

Rabu, 30 April 2025 - 10:56 WIB

Makan Siang Bersama Presiden Prabowo Subianto, Ahmad Muzani Tak Bahas Mundurnya Hasan Nasbi

Sabtu, 19 April 2025 - 06:36 WIB

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi Tanggapi Terkait Soal Isu Reshuffle Kabinet Merah Putih

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

BDx Indonesia Dukung Komunitas Terdampak Banjir di Sumatra

Senin, 2 Feb 2026 - 02:00 WIB