Diharapkan Bawa Kebaikan bagi Indonesia, Kerja Sama yang Dibangun PKB bersama Partai Golkar

- Pewarta

Kamis, 4 Mei 2023 - 15:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandaram. (Instagram.com/@airlanggahartarto_official)

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandaram. (Instagram.com/@airlanggahartarto_official)

HARIANINDONESIA.COM – Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar menilai bahwa logo partainya dengan Partai Golkar menyiratkan kerja sama yang dibangun kedua parpol berbeda koalisi tersebut mendukung untuk dijalin.

“Kalau kerja sama dengan Golkar itu istilahnya selalu membahagiakan semua pihak, untuk apa? Untuk cepat maju bersama-sama, untuk saling menjadi sinergi satu dengan yang lain sesuai potensi kita masing-masing. Logonya saja sudah mendukung,” kata Muhaimin di Resto Plataran Senayan, Jakarta, Rabu 3 Mei 2023.

Hal tersebut disampaikan Muhaimin usai melangsungkan pertemuan dengan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto yang menghasilkan kesepakatan membangun koalisi inti sebagai bentuk tindak lanjut dari wacana pembentukan koalisi besar.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca artikel menarik lainnya di sini: Partai Golkar Gabung dengan PKB dan Partai Gerindra dalam Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya

Menurut Cak Imin, sapaan karibnya, komponen dalam logo PKB dan Partai Golkar memiliki unsur warna yang serasi.

Dengan keserasian tersebut, dia pun berharap kerja sama yang dibangun PKB bersama Partai Golkar dapat membawa kebaikan bagi Indonesia.

“Empat warna dominan. PKB logonya hijau, kuning, putih, hitam. Golkar juga gitu, hijau, kuning, putih, hitam.”

“PKB dominannya hijau, (sementara) Golkar dominannya kuning. Insyaallah berkah buat Indonesia di masa mendatang,” ujarnya.

Terlebih, tambah dia, kedua partai sama-sama memiliki sejarah panjang dan pengalaman yang banyak dalam proses berbangsa dan bernegara.

Dengan begitu, ujarnya lagi, kerja sama PKB yang tergabung dalam Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) bersama Partai Gerindra dengan Partai Golkar yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) bersama PPP dan PAN memiliki posisi yang strategis.

“Saya sangat percaya Partai Golkar punya pengalaman, PKB punya sejarah, partai Golkar juga punya sejarah.”

“Kebersamaan yang diawali oleh KIB maupun KKIR ini menjadi sangat strategis, posisi PKB dan Golkar sebagai inti koalisi,” ucapnya.

Airlangga juga mengamini pernyataan Muhaimin terkait keserasian kerja sama antara PKB dengan Partai Golkar.

Menurut dia, komponen gambar pada logo kedua partai itu dianggap menyiratkan sinergi yang saling melengkapi sehingga mampu mendorong kemenangan pada Pemilu 2024 mendatang.

“Golkar (logo) pohonnya hijau, PKB (logo) bintangnya kuning. Jadi, kalau adem dan berbintang insyaallah menang,” ucap Airlangga.

Sebelumnya, Airlangga mengatakan bahwa Partai Golkar dan PKB bersepakat membangun koalisi inti sebagai motor penggerak untuk menindaklanjuti wacana pembentukan koalisi besar.

“Jadi, KIB-KKIR ini sudah berbicara panjang lebar, tinggi rendah, dalam, tetapi kita juga putuskan bahwa ini butuh core, butuh inti motor penggerak dan hari ini dalam silaturahmi dan alhamdulillah kita akan dorong Golkar dan PKB menjadi koalisi intinya,” ujarnya.

Untuk itu, kata dia, Golkar bersama PKB pun akan menjalin komunikasi dengan partai-partai politik lain untuk ikut bergabung dalam wacana pembentukan koalisi besar.

“Masing-masing akan terus bergerak dan berkomunikasi dengan partai lain agar masuk dalam koalisi besar,” kata Airlangga.***

Berita Terkait

Menko Yusril Ihza Mahendra: Tidak Pernah Ada Pertemuan Rahasia dengan Israel Terkait OECD
Mentan Amran Sulaiman Masuk Bursa Calon Ketua Umum PPP Menjelang Muktamar 2025
Penggunaan Jet oleh Ketua KPU Dibiayai Negara, Pengamat: Sesuai Regulasi dan Kebutuhan Tugas Kedinasan
Makan Siang Bersama Presiden Prabowo Subianto, Ahmad Muzani Tak Bahas Mundurnya Hasan Nasbi
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi Tanggapi Terkait Soal Isu Reshuffle Kabinet Merah Putih
Sufmi Dasco Ahmad Jadi Tokoh Kunci di Balik Rencana Pertemuan Prabowo Subianto – Megawati Soekarnoputri
Sri Mulyani Indrawati dan Airlangga Hartarto Langsung Klarifikasi Usai Dikabarkan Mundur dari Kabinet Merah Puti
Penjelasan Gerindra Soal Kapan dan Siapa Sosok Menteri Kabinet Merah Putih yang Berpeluang Dicopot Prabowo

Berita Terkait

Selasa, 3 Juni 2025 - 08:23 WIB

Menko Yusril Ihza Mahendra: Tidak Pernah Ada Pertemuan Rahasia dengan Israel Terkait OECD

Kamis, 29 Mei 2025 - 20:02 WIB

Mentan Amran Sulaiman Masuk Bursa Calon Ketua Umum PPP Menjelang Muktamar 2025

Sabtu, 10 Mei 2025 - 05:55 WIB

Penggunaan Jet oleh Ketua KPU Dibiayai Negara, Pengamat: Sesuai Regulasi dan Kebutuhan Tugas Kedinasan

Rabu, 30 April 2025 - 10:56 WIB

Makan Siang Bersama Presiden Prabowo Subianto, Ahmad Muzani Tak Bahas Mundurnya Hasan Nasbi

Sabtu, 19 April 2025 - 06:36 WIB

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi Tanggapi Terkait Soal Isu Reshuffle Kabinet Merah Putih

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

BDx Indonesia Dukung Komunitas Terdampak Banjir di Sumatra

Senin, 2 Feb 2026 - 02:00 WIB